Perempuan Yang Bergerak: Biografi Tiga Ulama Perempuan Inspiratif dalam Pendidikan

📅 October 21, 2026 👤 baitulhikmah 📁 Publikasi

Penulis: Iin Zainan Ahdiana, Aulal Musyafiul Aliya Dewi, Sri Nur Sukma Dewi, Desi Romadeni, Baqiyatus Solikhah

Penerbit: CV Baitul Hikmah

ISBN: dalam proses

Jumlah halaman: 232 halaman

Harga: 75.000

Sinopsis:

“Saya harus mulai, dan saya yakin akan banyak pengorbanan dituntut dari diri saya. Jika kakanda bisa, kenapakah saya, adiknya, tidak bisa? Kenapa perempuan tidak bisa?” tutur Nyai Rahma dengan tekad yang kuat.

Perempuan kerap ditempatkan sebagai konco wingking, sosok yang perannya terbatas di ranah domestik. Padahal, setiap perempuan memiliki kemampuan untuk menjalani beragam peran dan mewujudkan cita-citanya. Ia dapat menjadi ibu bagi anak-anaknya, pemimpin masyarakat, profesional sesuai keahlian, bahkan ulama yang membimbing umat. Perempuan berhak memperoleh pendidikan, mengembangkan potensi, dan berkontribusi bagi kemajuan peradaban.

Buku ini merangkum kiprah tiga ulama perempuan yang memperjuangkan hak dan kemajuan perempuan Indonesia, yakni Nyai Khoiriyah Hasyim, Nyai Rahmah el-Yunusiyah, dan Nyai Siti Walidah. Ketiganya mendedikasikan tenaga, pikiran, dan harta benda untuk mengangkat martabat perempuan melalui pendidikan dan pemberdayaan. Perjuangan mereka lahir dari keberanian menghadapi keterbatasan sosial serta keyakinan bahwa perempuan memiliki kesempatan yang sama untuk belajar, memimpin, dan berkarya.

Dengan keberanian dan visi yang jauh ke depan, mereka merintis perubahan tanpa meninggalkan nilai-nilai agama. Lembaga pendidikan yang mereka dirikan menjadi bukti nyata bahwa perempuan mampu membuka jalan bagi generasi berikutnya. Bahkan, gagasan dan model pendidikan yang mereka kembangkan mendapat perhatian hingga ke lingkungan akademik internasional.

Disarikan dari berbagai sumber dan disajikan dengan bahasa yang mudah dipahami, buku ini mengajak pembaca mengenal perjuangan ketiga tokoh tersebut sekaligus mengambil inspirasi dari keteguhan, kecerdasan, dan pengabdian mereka. Kisah mereka menegaskan bahwa pendidikan perempuan merupakan fondasi penting bagi masyarakat yang adil, berpengetahuan, dan berperadaban.